Menurut Kantor Berita ABNA, Joseph Borrell mengeluarkan pernyataan pada Minggu malam yang mengungkapkan keprihatinan atas perkembangan permukiman Israel di wilayah Palestina.
"Saya sangat prihatin dengan keputusan pemerintah Israel untuk memulai pembangunan 1.257 unit rumah di permukiman baru di daerah Givat HaMatos," ujar Borrell.
Givat HaMatos terletak di antara Baitul Maqdis yang diduduki rezim Zionis dan Bethlehem di Tepi Barat.
Uni Eropa telah berulangkali meminta Israel untuk mengakhiri seluruh pembangunan permukiman Zionis dan menghancurkan pos perbatasan sejak Maret 2001.
Rezim Israel berupaya untuk mengubah struktur geografis dan demografis wilayah Palestina dengan menghancurkan rumah-rumah Palestina dan membangun pemukiman Zionis di tempat tersebut.(PH)
342/